Manfaat Gizi dan Cara Mengolah Jantung Pisang

manfaat jantung pisang

Tak hanya buah, hampir semua bagian dari pohon pisang dapat dimanfaatkan. Salah satunya adalah jantung pisang yang dapat dikonsumsi dan diolah menjadi masakan. Apakah jantung pisang bergizi?

Jantung pisang merupakan bagian bunga pisang yang tidak menghasilkan buah.

Banyak ditemukan di pasar tradisional, terkadang bisa didapatkan di supermarket. Harganya relatih murah dan terjangkau, namun demikian tidak banyak orang yang memanfaatkannya dikarenakan rasanya yang kurang begitu enak, sepat, pahit dan bergetah.

Jantung pisang juga kurang populer dibandingkan dengan jenis sayuran lainnya.

Padahal seperti buahnya, jantung pisang ternyata memiliki kandungan gizi yang tak kalah baik dibanding buahnya. Tentunya juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Perlu diketahui bahwa semua pohon pisang dapat memproduksi jantung pisang. Namun tidak semua jantung pisang yang dihasilkan dapat diolah menjadi makanan. Misalnya jantung pisang dari pohon pisang ambon rasanya agak pahit karena banyak mengandung tanin.

Jenis jantung pisang yang enak dikonsumsi dan tidak pahit antara lain jantung pisang batu, pisang kepok, pisang siam dan pisang katuk. Masing-masing jenis jantung pisang ini diketahui memiliki rasa yang gurih dan nikmat sebab mengandung senyawa protein yang tinggi sehingga mampu mengalahkan rasa pahit dari tanin.

Manfaat dan Kandungan Gizi

Berdasarkan tabel kandungan gizi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) tahun 2009, jantung pisang mengandung zat gizi seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral dan serat. (lihat tabel)

Tabel kandungan gizi jantung pisang per 100 gram BDD

Kandungan Gizi Jumlah
Energi (Kkal) 32
Protein (gram) 1.2
Lemak (gram) 0.3
Karbohidrat (gram) 7.1
Kalsium (mg) 30
Fosfor (mg) 50
Besi (mg) 0.1
Karoten (ug) 170
Tiamin (mg) 0.05
Vitamin C (mg) 10
Air (gram) 90.2

Sumber: Persagi, 2009

Sebagai sayuran, jantung pisang mengandung serat pangan yang tinggi. Beberapa penelitian ahli pangan menunjukkan serat pangan sangat bermanfaat bagi tubuh, antara lain:

  1. Memberikan perasaan kenyang yang lebih lama sehingga dapat mencegah obesitas.
  2. Mempunyai indeks glikemik yang rendah, sehingga insulin yang dibutuhkan untuk mengubah glukosa menjadi energi semakin sedikit dan baik bagi penderita diabetes.
  3. Meningkatkan kesehatan saluran pencernaan dengan cara meningkatkan pergerakan usus besar.
  4. Mengikat lemak dan kolesterol yang kemudian dikeluarkan melalui feses.
  5. Mengurangi risiko penyakit jantung.

Dengan demikian sebenarnya jantung pisang seharusnya menjadi salah satu jenis sayuran yang patut dipertimbangkan sebagai salah satu variasi sayuran dalam menu sehari-hari.

Bagi para vegetarian, jantung pisang bahkan dapat dijadikan sebagai alternatif pengganti daging karena seratnya yang cukup memadai. Bahkan bila dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan, jantung pisang dapat membantu mencegah penyakit jantung dan stroke.

Rasa sepat pada jantung pisang disebabkan oleh zat tanin yang terkandung didalamnya. Seperti halnya zat tanin yang terdapat dalam daun teh, zat tanin tersebut dapat memberikan rasa tenang dan dapat membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.

Mengolah Jantung Pisang

Selain bermanfaat untuk kesehatan, jantung pisang merupakan jenis sayuran unik yang sebenarnya mudah diutak-atik menjadi makanan yang cukup lezat seperti lodeh, campuran pecel, dipepes dan lainnya.

Di Thailand, jantung pisang dibuat sebagai campuran salad atau acara dalam keadaan mentah yang dihidangkan bersama Pad Thai yaitu sejenis mi goreng khas Thailand yang sangat lezat.

Selain itu, jantung pisangpun dapat dipakai sebagai alternatif pengganti daging yang mempunyai prospek baik bagi industri makanan utamanya skala rumah tangga dengan mengolahnya menjadi dendeng, bakso, abon, dan lainnya.

Jadi jantung pisang dapat diolah menjadi aneka masakan istimewa, tergantung bagaimana cara mengolahnya.

Bagaimanakah cara memilih dan mengolah jantung pisang yang benar agara rasa sepatnya hilang atau berkurang?

Pertama-tama ketahui persis jenis jantung pisang yang lazim sering digunakan.

Jenis jantung pisang yang sering dijual dan digunakan ialah yang berasal dari jenis pisang kepok, klutuk atau batu dan pisang siam.

Jantung pisang yang paling enak dikonsumsi yaitu dari jenis pisang klutuk atau batu. Jantung pisang jenis ini sering dimakan mentah, dijadikan sebagai lalapan khusunya masyarakat Jawa Barat.

Jantung pisang memiliki getah yang agak sulit dihilangkan. Oleh karena itu, pada saat memotongnya, sebaiknya gunakan pisau yang telah diolesi dengan minyak goreng agar tidak lengket. Berikut cara menyiapkan jantung pisang sebelum diolah:

  1. Buanglah bagian kulit luar dari jantung pisang yang berwarna merah dan bertekstur kasar hingga bagian dalam yang berwarna putih kemerahan atau kekuningan. Setelah itu bagian tersebut dibelah menjadi dua bagian memanjang, kemudian diiris tipis atau dirajang dan dicuci dengan air mengalir hingga bersih. Dan direbus selama 5 sampai 10 menit setelah air mendidih hingga layu.
  2. Jantung pisang dapat pula disiapkan dengan cara dibakar. Jantung pisang yang masih utuh dibakar hingga matang, lalu kulit luar yang gosong dibuang satu persatu hingga ke bagian dalamnya yang bertekstur lebih lembut dan berwarna putih kemerahan. Bagian tersebut kemudian dibelah menjadi dua dan diiris tipis. Setelah itu bisa langsung diolah menjadi masakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *